LOADING

Type to search

Merayakan akhir pekan bersama Mocca di One Hour Set

EVENT FEATURED

Merayakan akhir pekan bersama Mocca di One Hour Set

Defta Ananta 22/10/2018
Share

Kalau boleh jujur saya kurang menyukai hari Minggu, bukan karena saya tidak ingin bermalas-malasan atau terjebak di kemacetan jalanan kota yang biasa terjadi, melainkan karena bayang – bayang hari Senin yang selalu siap menerkam siapapun yang tidak memiliki siasat untuk kembali ke dalam rutinitas menjemukan. Namun, hari Minggu 21 September 2018 tidak seperti hari Minggu lainnya bagi saya, terutama bagi kawan – kawan swinging friends. Kenapa? Karena pada hari tersebut unit swing-pop kebanggaan Bandung, Mocca menggelar “homecoming concert” yang diadakan oleh tim One Hour Set di sebuah toko kecil di kawasan Bandung sebelah utara. Walaupun hanya berjarak kurang lebih satu minggu dari penampilan terakhir mereka di salah satu festival musik, nampaknya Arina, Rico, Toma, dan Indra masih belum puas untuk kembali memanjakan swingingin friends sebelum mereka kembali menghadapi aktivitas weekdays.

Untuk “Homecoming Concert’-nya Mocca saya sengaja untuk datang lebih awal agar bisa mendapatkan spot terbaik untuk menyaksikan band yang menyumbangkan banyak cerita di masa sekolah dulu melalui lagu-lagunya. Sayang, niatan untuk bisa mendapatkan spot tersebut harus kandas karena sesaat acara akan dimulai seluruh penonton berbondong-bondong mengisi spot untuk duduk di dalam ruangan 10m x 8m itu. Singkat cerita acara dibuka dengan sesi interview dengan pertanyaan – pertanyaan trivial. Kurang lebih setelah tiga puluh menit berlalu akhirnya waktu yang ditunggu pun tiba. Mocca membuka set satu jamnya dengan memainkan lagu dari album – albumnya yang terdahulu.

Format yang disajikan oleh Mocca di One Hour Set kali ini bisa dibilang cukup minimalis seraya tidak mengurangi sisi elegannya. Saat Arina dkk membawakan lagu “I Love You Anyway” penonton yang berada di luar ruangan tiba – tiba tidak bisa menahan rasa antusiasmenya. Mereka bernyanyi sambil menari kecil mengikuti lagu yang tengah dibawakan. Ada satu fenomena yang cukup unik yang terjadi saat itu, saya melihat ada perbedaan respon penonton yang terbagi dua. Penonton yang memilih untuk duduk manis di dalam ruangan terasa lebih pasif, sedangkan yang berada diluar ruangan terlihat lebih aktif meluapkan euphorianya. Keseruan penonton yang berada di luar ruangan nampaknya Arina gemas, saat mereka akan membawakan lagu “Swing It Bob” penonton pun diajak untuk berdiri dan sontak penonton yang berada di luar ruangan pun berusaha untuk ikut masuk ke dalam ruangan.

Suasana pun kian panas, semua penonton sudah larut kedalam luapan euphoria yang sama, bahkan penonton pun sempat melakukan crowd surfing. Sungguh sebuah aksi yang langka untuk ditemukan di hampir seluruh penampilan Mocca. Penampilan selama satu jam dengan total 18 lagu nampaknya memang tidak cukup, tercatat ada tiga kali encore, ya tiga kali! Akhirnya Arina dkk pun menutup sesi One Hour Set dengan total 21 lagu.

Walaupun tidak secara harfiah, Mocca sukses membuat para swinging friends kenyang setelah diajak bernyanyi bersama selama lebih dari satu jam. Untuk bisa menyaksikan Mocca dengan kesan tanpa jarak adalah salah satu cara terbaik untuk menutup akhir pekan. Terima kasih saya ucapkan kepada Arina, Rico, Toma, Indra, dan seluruh tim yang terlibat dalam menyelenggarakan sebuah konser yang apik dan membuat kami melupakan segala rutinitas mingguan dengan bersenang-senang bersama. Kami tunggu volume berikutnya!

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *