LOADING

Type to search

Curly & Me Membahas Tentang Cinta, Teman, dan Tragedi Lewat “Ordinary Friend”

DAILY FEATURED

Curly & Me Membahas Tentang Cinta, Teman, dan Tragedi Lewat “Ordinary Friend”

INCOTIVE 01/10/2018
Share

Teks: Abyan Hanif

Kasih tak sampai. Itu lah kata yang langsung terlintas di kepala saya ketika pertama kali mendengar single terbaru dari Curly & Me yang berjudul “Ordinary Friend”. Lagu anyar dari Curly & Me ini sendiri bercerita tentang dua sejoli yang tidak mampu menjalin kasih karena terkendala status pertemanan, atau jika menggunakan istilah anak muda bisa disebut dengan friendzone.

Memang terasa sedih dan menggelikan memang. Meskipun begitu, ketika mendengarkan “Ordinary Friend” kesan sedih dari lagu tersebut seakan sirna. Curly & Me mampu mengemasnya dengan musik yang segar dan enerjik, sehingga menimbulkan vibes yang riang. Keriangan tersebut membuat para pendengarnya tidak terlalu larut dalam kesedihan yang disampaikan dari lirik “Ordinary Friend”.

Curly & Me merupakan duo folk/pop yang terdiri dari Ganesha Wibisana pada gitar dan vokal, bersama Aris Naufal Malik pada vocal. Terbentuk pada 2016 silam dan dipengaruhi oleh musisi-musisi seperti The Everly Brothers, Simon and Garfunkel, The Beach Boys. Saya sendiri bukan penggemar musik dengan gaya pop/folk acoustic yang cenderung memiliki lirik galau dan sangat mudah dimengerti oleh semua orang. Oleh karena itu, ketika kali pertama mendengar “Ordinary Friend” saya tidak merasakan sesuatu yang spesial dari lagu tersebut. Namun ternyata, saya cukup menikmatinya ketika memutar lagu tersebut untuk yang ketiga kalinya. Gaya musiknya yang easy listening dan beat-nya dapat membuat pendengar menggerakan kakinya, mengikuti pola irama sehingga membuat saya dapat menikmati lagu ini. Saya yakin kalian pun akan dengan mudah untuk menikmati “Ordinary Friend”.

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *