LOADING

Type to search

Dawai Danau Festival: Nyanyian Danau Berirama Syahdu

EVENT

Dawai Danau Festival: Nyanyian Danau Berirama Syahdu

INCOTIVE 24/06/2018
Share

Teks: Deliani Darma Freskya
Photo: Denita Putri Raharja

Dawai Danau Festival menyuguhkan tema baru ditengah maraknya fenomena music gigs yang menjamur di kalangan anak muda. Dawai Danau Festival merupakan pre-event dari Dusun Bambu Festival – Annual Bamboo Culture Celebration yang akan diadakan bulan Agustus 2018 nanti.

Mengutip dari Instagram @dusun_bambu, Dusun Bambu & HTH Experience mempersembahkan: Dawai Danau Festival yang diselenggarakan tanggal 17 – 18 Juni 2018 ini merupakan, ‘sebuah pertunjukan musik ditengah indahnya danau Purbasari, dimana lantunan harmoni dan melodi bersatu bersama pemandangan alam yang asri, menghasilkan sebuah pengalaman yang sangat berarti.

Danau Festival menampilkan delapan musisi dengan warna musik yang beragam: Tiga Pagi, The Panturas, Munthe, Garamerica, Diocreatura, Tiara Effendy, Parahyena, dan Mr. Sonjaya. Penampilan dari delapan musisi tersebut dibagi menjadi dua hari. Pada hari Minggu, 17 Juni 2018 dan Senin, 18 Juni 2018.

Pada hari pertama, Dawai Danau Festival dibuka oleh penampilan cantik dari soloist Tiara Effendy. Suasana pada awal acara menjadi sangat ‘pas’  dengan  lagu-lagu pop Indonesia yang ia cover. Selanjutnya penampilan Munthe. Dengan lagu-lagu pop-electronic nya, mereka berhasil membawa penonton menuju senja.

Setelah penampilan Munthe adalah break adzan maghrib. Penonton sedikit demi sedikit meninggalkan venue acara. Namun, setelah acara dimulai kembali venue mulai dipenuhi oleh anak – anak muda yang memang sengaja datang untuk menikmati acara Dawai.  Berbeda dengan vibes sore hari yang memang masih dipenuhi oleh banyaknya rombongan keluarga yang “numpang selfie” di dekat Danau Purbasari.

Setelah langit mulai gelap, suasana di Danau Purbasari semakin syahdu dengan pencahayaan yang dirangcang sedemikian menarik, membuat pemandangan disekeliling danau semakin hidup. Ditambah lagi dengan penampilan dari Diocreatura dengan aliran rock-pop-shoegaze nya, membuat suasana acara menjadi lebih hidup dengan warna baru dari penampil sebelumnya.

Dipenghujung acara ada penampilan dari Mr. Sonjaya. Mereka membuat kombinasi dari danau, tata letak panggung  dengan lagu yang dibawakan menjadi sangat cocok. Mr. Sonjaya mengusung genre Folk, Swing, Balada, Pop manis, Jazz, Reggeae, dan sedikit sentuhan Blues.

Pada hari kedua, penonton dari kalangan muda – mudi di venue Danau Purbasari lebih ramai dari hari sebelumnya. Dibuka dengan penampilan syahdu dari Garamerica.  Dengan lagu-lagu yang mereka bawakan penonton bersuka ria dan menyatu dengan suasana sore itu. Dilanjutkan dengan penampilan The Panturas dengan musik Surf-Rock nya yang mampu memberi warna yang berbeda dari penampilan sebelumnya.

Sebuah runtutan acara dengan dinamika yang saling mengisi, dan Tiga Pagi melanjutkan kehangatan acara dengan irama pentatonic khas nya. Hal tersebut ternyata mampu membius audience tenggelam dalam suasana indahnya Danau Purbasari malam itu. Acara ini pun ditutup dengan penampilan Parahyena dengan lagu – lagu Folk nya.

Acara Dawai Danau Festival ini berhasil membuat siapapun yang datang kesana tidak akan menyesal, meski sudah melewati jalanan Lembang yang sangat macet. Bahkan mungkin siapapun yang hanya melihat acara ini lewat instastory akan sangat menyesal dan iri telah melewatkan acara yang sangat syahdu ini.

Bagi siapapun yang melewatkan acara ini, Dusun Bambu masih mempunyai kejutan untuk acara utamanya yang akan diselenggarakan Agustus nanti. Pihak Dusun Bambu sendiri masih merahasiakan detail acaranya. Jika melihat pre-event yang sudah diselenggarakan, sangat sayang jika memang melewatkan acara utama yang diusung Dusun Bambu ini.

Agar tidak ketinggalan info Agustus nanti, you better follow @dusun_bambu and our instagram of course at @incotivecom!

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *