LOADING

Type to search

Diaz Bersaudara: Dua Gladiator Era Modern

DAILY

Diaz Bersaudara: Dua Gladiator Era Modern

INCOTIVE 09/11/2016
Share

Oleh: Iqbal Chairul (Instagram: iqbalcf)

Enigmatis, kontroversial, dan bahkan mengerikan, merupakan sebagian kata yang seringkali digunakan untuk mendeskripsikan Nate dan Nick Diaz. Pasangan kakak beradik ini telah berkecimpung dalam MMA (seni beladiri campuran) semenjak mereka berusia remaja, dan turut berkompetisi dalam berbagai organisasi MMA ternama seperti Pride, Strikeforce dan Ultimate Fighting Championships (UFC). Mereka berdua dikenal sebagai karakter yang unik di dunia MMA, namun siapakah sebenarnya kedua orang ini?

Nicholas “Nick” Robert Diaz (Lahir 2 Agustus 1983) dan Nathan “Nate” Donald Diaz (Lahir 16 April 1985) yang berasal dari Stockton, California, Amerika Serikat ini namanya tidak asing lagi di telinga para penggemar MMA karena prestasi mereka yang sangat mengesankan dalam olahraga tersebut. Nick merupakan mantan juara kelas welter di organisasi Strikeforce, sedangkan Nate memenangkan kompetisi Ultimate Fighter Season 5 yang diadakan oleh UFC pada tahun 2007.

Kedua kakak beradik ini tumbuh dengan latar belakang sederhana di kota dengan tingkat kriminalitas yang tinggi, sehingga tidak asing bagi mereka untuk mempertahankan diri menggunakan kekerasan semenjak usia muda. Nick berlatih bela diri karate dan aikido sejak usia muda, sedangkan Nate sendiri baru berlatih Brazilian Jiu-Jitsu pada umur remaja ketika kakaknya mulai berlatih dibawah Cesar Gracie, seorang ahli Brazilian Jiu-Jitsu yang mendirikan fasilitas latihan di California. Beliau mengenalkan mereka berdua pada MMA, dimana saudara dari Cesar sendiri, yaitu Royce Gracie memenangkan kompetisi UFC yang pertama.

nick-2

Nate Diaz (Kiri) dan Nick Diaz (Kanan)

Kini mereka berdua dianggap sebagai salah satu dari beberapa petarung MMA terbaik di dunia, dan Nick beserta Nate masih dibawah kontrak UFC untuk beberapa tahun kedepan. Gaya berkelahi mereka yang merupakan kombinasi tinju dan Brazilian Jiu-Jitsu selalu membuat pertandingan kakak beradik ini mengasyikkan untuk ditonton, dan seringkali mereka menghabisi lawannya melalui knockout maupun submission.

“Dia terus maju. Dia menerima tiap pukulan yang kulempar. Aku menjatuhkan dia berkali-kali, tapi dia tetap maju.” Ujar Conor McGregor mengenai Nate Diaz. Mereka bertanding pada UFC 202 tanggal 20 Agustus 2016 kemarin. McGregor memenangkan pertandingan ini dengan split decision, namun ia tidak berhenti memuji petarung asal Stockton, California tersebut mengenai performanya dalam ring. “Wajahnya telah sobek dan berdarah-darah namun ia tetap maju.” Tambah McGregor, “Semua orang harus menghargai Nate dan gaya berkelahinya, bagaimana tidak?”. McGregor dan Nate Diaz sendiri sebelumnya telah bertanding melawan satu sama lain di UFC 196, dimana Diaz mengalahkannya dengan submission pada ronde ke-2.

nick-3

Nate Diaz seusai mengalahkan  Conor McGregor pada UFC 196

“Diaz bersaudara itu seperti zombie. Mereka terus maju, dan kamu hanya bisa mundur dan membuat jarak antara mereka.” Ucap Carlos Condit, yang pernah bertanding melawan Nick Diaz di UFC 143 pada 4 Februari 2012. Condit memenangkan pertandingan tersebut melalui unanimous decision.

Sekian banyak petarung MMA yang mengatakan hal serupa dengan perkataan Conor McGregor maupun Carlos Condit mengenai kakak-beradik ini, daya tahan dan sifat pantang menyerah yang dimiliki oleh mereka sudah terkenal seantero komunitas MMA di dunia. Dan kualitas-kualitas itulah yang membuat mereka sebagai petarung yang menarik dan mengerikan, baik pada penonton maupun pada lawannya yang berdiri di seberang octagon dengan mereka.

untitled

Nick Diaz di UFC 158 ketika melawan Georges St-Pierre

Perilaku mereka baik didalam maupun diluar ring seringkali menuai kontroversi, dikarenakan sifat mereka yang cenderung konfrontasional. Mereka berdua sering terlibat perkelahian di luar ring ketika tidak sedang aktif bertanding, salah satu insiden yang terkenal adalah perkelahian pada Strikeforce: Nashville usai pertandingan salah satu anggota Gracie Jiu-Jitsu lainnya dimana insiden tersebut ditayangkan langsung di televisi nasional Amerika Serikat pada jaringan CBS. Selain perkelahian, Diaz bersaudara seringkali mengeluarkan pernyataan kontroversial, salah satunya adalah Nate Diaz menuduh semua petarung UFC selain dia dan kakaknya menggunakan steroid.

Namun dibalik semua kontroversi tersebut, Nick dan Nate merupakan dua atlit yang sangat berdedikasi. Rezim latihan yang mereka ikuti tiap harinya merupakan salah satu yang terberat diantara para petarung MMA lainnya, mereka pun kerap mengikuti acara triathlon tiap bulan, dan mereka juga adalah pendukung gaya hidup vegan. Nate sendiri melatih kelas Brazilian Jiu-Jitsu untuk anak-anak di waktu luangnya, dan Nick sering mengadakan seminar Brazilian Jiu-Jitsu di seluruh Amerika Serikat. Mereka percaya melalui seni bela diri, tiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki pola hidup dan taraf hidup masing-masing. Mereka menganggap seni bela diri sebagai suatu pelarian dari kehidupan penuh kriminalitas yang kentara di Stockton, dimana kota tersebut menduduki peringkat ke-10 dalam daftar kota paling berbahaya di Amerika Serikat.

https://www.youtube.com/watch?v=flgqwC63irM

Reputasi mereka sebagai petarung yang siap melawan siapapun, kapanpun, dan dimanapun serta sifat mereka yang pantang mundur dan tak mau kalah membuat mereka dicintai oleh sebagian besar penggemar MMA, tetapi perilaku mereka yang seringkali kontroversial membuat mereka dicerca dan dibenci oleh kalangan penggemar MMA lainnya.

Walaupun begitu, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa Nick dan Nate Diaz merupakan atlit kaliber tinggi dan petarung tangguh yang muncul dari latar belakang sederhana. Kemauan mereka untuk melawan, baik untuk mengalahkan lawan maupun bertarung demi memperbaiki taraf hidup mereka, bukanlah suatu hal yang dapat dipandang sebelah mata. Sungguh, Nick dan Nate Diaz adalah pengejawantahan sosok gladiator pada zaman modern ini.

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *