LOADING

Type to search

Efek Media Sosial dan Mereka yang Tetap Jujur Dalam Single Terbaru Basboi, “Dying Breed”

DAILY FEATURED

Efek Media Sosial dan Mereka yang Tetap Jujur Dalam Single Terbaru Basboi, “Dying Breed”

INCOTIVE 25/05/2018
Share

“Dying breed sendiri gue artikan sebagai jenis manusia yang selalu mau mencoba untuk jadi lebih baik untuk diri sendiri, maupun orang lain dalam hal apapun itu.”

Sudah lama kita tidak mendengar nama Baskara Rizqullah atau rapper kebanggaan Jatinangor yang akrab disapa Basboi. Selepas meluncurkan lagu-lagu andalannya seperti “Night Drive” dan “Cozy” tahun lalu, nampaknya Basboi sedang berhibernasi untuk terbangun dengan sesuatu yang fresh dan explosive. Siap-siap! 23 Mei ini, Basboi bersama Panji kembali dengan karya terbarunya; “Dying Breed”. Single ini digarap dalam bentuk Music video yang dipiloti oleh Kuyasunda, sang penggebuk drum The Panturas.

Track “Dying Breed” bercerita tentang rasa kesal Baskara terhadap beberapa jenis orang tertentu. Menurut Basboi ada dua jenis manusia di dunia ini, manusia yang mau mencoba dan tidak mau mencoba. Jenis manusia yang mau mencoba itulah yang Basboi sebut dengan kata ‘Dying Breed’ (Keturunan yang Memunah). Selain itu kejenuhan Basboi terhadap kualitas telivisi membuatnya lari ke sosial media dengan harapan mencari “Dying Breed”, namun yang ia temukan justru orang-orang yang tidak jujur atau pretentious. Dalam konteks hip-hop sendiri Basboi ingin menunjukan seberapa ia dan teman-temannya menghargai mereka yang berjuang untuk jujur dalam berkarya, terutama di hip-hop.

“Dying breed sendiri gue artikan sebagai jenis manusia yang selalu mau mencoba untuk jadi lebih baik untuk diri sendiri, maupun orang lain dalam hal apapun itu.” Ucap Basboi. “Menurut gue jenis manusia yang menjadi ‘dying breeds’ ini jumlahnya semakin hari semakin dikit, dan gue menekankan gue akan selalu berdoa untuk the dying breeds, dan gue akan selalu berjuang untuk apapun mimpi yang gue perjuangkan dengan jujur, sedikit apapun jumlah dying breeds, gue akan terus berusaha untuk menjaga dan menjadi ‘dying breeds’ tersebut” Lanjut baskara. Lagu ini ditujukan untuk semua orang, dengan harapan orang-orang sadar that the breed is really dying in this modern age.

Alunan musik percampuran funk, jazz, dan hip-hop modern berjalan seiring dengan rima yang catchy namun tajam makna seperti mengingatkan pendengar akan luasnya eksplorasi yang bisa digali dari musik yang diusung oleh Basboi. Dalam kata singkat, Dying Breed akan mengundang pendengar untuk memutarnya berulang kali untuk menemukan beragam keunikan dan makna lagu ini. Bagi kalian yang menyukai musik Kendrick Lamar, Yosugi, H20, Laze maka “Dying Breed” adalah lagu yang tepat untuk anda nikmati selanjutnya.

Music video Dying Breed akan segera premiere lewat channel youtube Indonation, single yang digarap di bawah naungan produksi PVL Records ini nantinya juga dapat anda dengarkan melalui iTunes, Apple Music, serta Spotify.

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *