LOADING

Type to search

Mengupas Album Perdana Glaskaca Melalui Single “Cetak Biru”

DAILY FEATURED

Mengupas Album Perdana Glaskaca Melalui Single “Cetak Biru”

INCOTIVE 19/09/2018
Share

Teks: Abyan Hanif

Pada 14 September kemarin unit rock alternative asal ibukota, Glaskaca merilis album penuh pertama mereka yang berjudul “Adendum”. Perilisan album debut Glaskaca ini ditandai dengan perilisan single “Cetak Biru”. Album “Adendum” ini tidak hanya spesial karena merupakan album penuh pertama dari Glaskaca, tetapi juga karena album ini lebih variatif jika dibandingkan dengan karya-karya Glaskaca yang terdahulu.

Album “Adendum” sendiri mulai dikerjakan oleh Glaskaca sejak akhir tahun 2017, tepat setelah mereka merampungkan tur 3 kota mereka yang bertajuk “Triangle Tour”.  Band yang berdiri sejak 2013 dan berisikan Dias Widjajanto (Vokal dan GItar), Aldi Nugroho (Drum), Rayhan Noor (Gitar dan Synth), Moses Mahitala (programming dan synth) sejauh ini sudah mengeluarkan dua buah EP yaitu, “Staedig” dan “Identity”. Selain itu Glaskaca juga telah mengeluarkan dua single yaitu “Preclear” dan “Polymath” yang dirayakan pada Triangle Tour di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.

Sebelum merilis “Cetak Biru”, Glaskaca terlebih dahulu merilis tiga materi mereka yang berjudul “Putih”, “Atom”, dan “Banda”. Glaskaca mengundang dua musisi untuk mengisi masing-masing satu lagu di dalam album Adendum, musisi tersebut adalah Adra Karim pada keyboard untuk lagu “Adendum” dan juga Gardika Gigih untuk lagu “Epilog”.

Single “Cetak Biru” bisa dibilang sebagai gambaran besar dari album Adendum sendiri. Menceritakan tentang fase-fase kehidupan manusia yang berangkat dari pengalaman personal para personilnya, sehingga kumpulan lagu pada “Adendum” terangkum menjadi pesan atau cerita yang ingin disampaikan Glaskaca kepada pendengarnya. Pada segi lagunya “Cetak Biru” mampu membuat saya saat kali pertama mendengar, langsung menikmati dari awal ketika drum dan gitar masuk. Tidak terasa kaki dan kepala saya ikut berdendang mengikuti irama yang disuguhi oleh Dias Widjajanto cs ditambah dengan lagu-lagunya yang kompleks tetapi tetap enak untuk didengarkan. Walaupun dipadukan dengan lirik yang agak sulit untuk dimengerti, lirik-lirik “Cetak Biru” sendiri masih tetap unik dan pas untuk diminati. Mulai memasuki bagian tengah lagu, kesan ‘”Barasuara” semakin terasa dalam, tidak aneh karena Iga Massardi dari Barasuara ikut terlibat dalam proses ‘memasak’ album ini sebagai produser dan komposer.

Secara keseluruhan, Adendum sendiri merupakan album yang dikerjakan dengan baik oleh Glaskaca, baik dari segi konsep, musik, cover album, dan sound-nya yang saling terintegrasi mejadi satu kesatuan karya yang “Wah!”. Empat jempol untuk Glaskaca, dengan tidak sabar ditunggu rilisan karya-karya berikutnya. Cheers!

Tracklist Album Adendum:

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *