LOADING

Type to search

Hampir Dua Dekade, HMGNC Buktikan Konsistensi Lewat When Love Awaits

DAILY FEATURED

Hampir Dua Dekade, HMGNC Buktikan Konsistensi Lewat When Love Awaits

INCOTIVE 01/12/2019
Share

Teks oleh Husna Rahman Fauzi  

Saya punya seorang kawan, ia tinggal di Jalan Maleer, seorang kolektor buku dan kaset. Suatu hari saya berkunjung ke rumahnya, dibawa lah saya ke kamarnya, dibuatkan kopi dan diputarkan lagu-lagu HMGNC. Pada hari itu telinga saya berkenalan dengan HMGNC.

Tentu saya telat tahu HMGNC. Pasalnya band asal Bandung ini telah 18 tahun berkarya dan konsisten dan saya tahu mereka saat saya kuliah. Meski pernah berganti personil HMGNC tetap mengusung akar musiknya sejak awal yang mereka sebut electronic sci-pop

Saya tak terlalu mengerti soal penamaan genre. Satu-satunya yang saya tahu, HMGNC adalah band dengan musik yang cocok dengan telinga saya. Mungkin karena saya terbiasa mendengar lagu-lagu hip-hop ditambah saya besar saat lagu-lagu Owl City diputar dimana-mana dan saya begitu mengidolakan judul-judul video game yang futuristik. Portal 2, game rilisan Valve yang begitu saya sukai memiliki soundtrack yang mengusung musik-musik elektronik. Koneksi itu yang kemudian menyambungkan saya dengan musik-musik yang dibawakan HMGNC. 

Beberapa waktu lalu, HMGNC mengeluarkan single terbarunya berjudul When Love Awaits. Lagu ini bercerita tentang pasangan yang dipisahkan oleh tujuan hidup yang berbeda dan mereka percaya suatu hari nanti mereka akan kembali bersama, saat mereka telah mencapai tujuan dan impian mereka masing-masing.

Tema cinta dari single anyar HMGNC berhasil mengobati kekecewaan saya atas berbagai hal dan membawa nostalgia main Portal 2 di komputer butut saya zaman SMP dulu. Saat pertama kali mendengar lagu ini, saya dapat merasakan atmosfir dan nyawa lagu yang membuat saya berdesir sekaligus kagum.

When Love Awaits dibuka oleh lagam vokal yang terus terdengar sepanjang track. Beat drumnya juga enak, mampu membuat saya eargasm. Bukan HMGNC namanya jika beat drum mereka standar. Dalam lagu ini, terjadi perpindahan beberapa kali beat yang layer demi layer melodinya berubah. sentuhan instrumen synth dengan vokal halus membuat lagu ini padat, berisik dan menghangatkan hati dalam satu waktu.

Meski lirik lagu ini sedikit cengeng di awal tidak membuat track ini jadi buru, justru kejeniusan penulisan liriknya lah yang membuat track ini dapat tersampaikan dengan baik. Metafora yang dipilih tidak asal, sedikit abstrak di satu sisi namun terdengar tegas di sisi yang lain. Bridging lirik serta instrumen dengan eksekusi produksi yang mumpuni membikin When Loves Awaits begitu megah. Penuruan volume beat tinggi ke rendah dan rendah ke tinggi menjadi estetika tersendiri.

Seperti yang telah saya ceritakan di awal, When Love Awaits mengingatkan saya pada kawan saya si kolektor buku. Sepengetahuan saya, dia selalu membaca karya-karya sastra diiringi lagu HMGNC sambil menyeruput kopi dan membakar rokoknya. Jika diingat-ingat lagi, dia selalu tersenyum bahagia saat pita kaset HMGNC mulai berputar, akhirnya kini saya tahu kenapa.

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *