LOADING

Type to search

Jangar “Kami Tahu”: Kumpulan Rasa Kesal dan Marah

DAILY FEATURED

Jangar “Kami Tahu”: Kumpulan Rasa Kesal dan Marah

Abyan Hanif 21/03/2019
Share

Bali seperti tidak pernah kekurangan musisi-musisi berkualitas. Kali ini giliran Jangar, band heavy rock dengan campuran stoner dan blues rock asal pulau dewata yang menunjukan kualitasnya lewat single berjudul “Kami Tahu”. Kami Tahu dimulai dengan riff gitar yang fuzzy dilanjutkan dengan hentakan drum yang powerful sukses membuat kaki dan kepala saya ikut bergerak mengikuti tempo. Ketika vokal dari Gusten Keniten (sang vokalis) mulai menyautkan lirik “Kami bukan produk orde baru”, saya langsung tahu bahwa lagu ini merupakan lagu protes. Betul saja berdasarkan rilis pers lagu ini terinspirasi dari protes penolakan reklamasi teluk benoa oleh masyarakat Bali.

Jika ditilik kembali kesimpulan yang saya dapat dari single “Kami Tahu” ini adalah pemerintah kntl. Sangat terasa memang aura kekesalan, kemarahan dari masyarakat Bali yang diwakili oleh Gusten  Keniten, Pasek Darmawaysya, Dewa Adi,dan Raibio sebagai personil band Jangar. Mulai dari gaya musik mereka yang keras dan tegas, gaya vokal dari Gusten Keniten, hingga pemilihan liriknya. Selain rilisan audio, Jangar juga sekalian merilis video lirik “Kami Tahu” yang bekerja sama dengan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) untuk menggunakan potongan-potongan video yang menunjukan kebersamaan rakyat Bali saat menolak reklamasi Teluk Benoa. Di awal video agak mengingatkan saya kepada video lirik dari Feast pada lagu Peradaban. Pada single terbaru ini perilisan dibantu oleh Berita Angkasa, label yang menaungi band seperti Kelompok Penerbang Roket.

Sebenarnya saya agak kurang suka dengan gaya vokal yang dibawakan Gusten Keniten, namun setelah mengetahui esensi dari “Kami Tahu” akhirnya saya mengerti dan apalah arti vokal yang merdu untuk lagu protes? Toh yang penting adalah “Kami Tahu” ada untuk membangkitkan semangat perjuangan dan menurut saya Jangar sukses mengantarkan itu, dan setelah dipikir-pikir lagi ternyata vokal dari Gusten Keniten lah yang menambah suasana semangat pada single ini.

Keseluruhan lagu “Kami Tahu” ini adalah musik yang sangat mudah untuk di nikmati untuk kalian penikmat music bergenre heavy rock/grunge/stoner rock. Sedikit pesan untuk bli-bli untuk hati-hati kalo RUU Permusikan dan kebijakan serupa suatu saat disah kan hahaha, sukses terus Jangar! Ditunggu manggung di Bandung lagi.

Tags:
Abyan Hanif

Lahir di kota Kembang. Penulis amatiran. Full-time nankring, Part-time kuliah. Sporty abis. Bobotoh.

  • 1

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *