LOADING

Type to search

Keajaiban Lamp “A Distant Shore” Live in Jakarta

EVENT FEATURED

Keajaiban Lamp “A Distant Shore” Live in Jakarta

Share

“Lamp membawakan penampilan spektakuler yang membuat puluhan penontonnya berdansa dengan melodi yang merdu nan hangat ala bossa nova dan city pop.”

Rabu malam di Jakarta bisa dibilang lumayan spesial karena macet dan kepenatan Ibukota seperti mereda. Bahkan banyak yang mungkin setuju bahwa Rabu adalah malam yang gaib. Sama gaibnya seperti pada Rabu malam tanggal 9 Oktober kemarin, dimana Ivy League Music didukung oleh kolektif Lokatara membawakan band indie pop asal Jepang, Lamp, ke Jakarta dan membuat malam yang gaib tersebut semakin magis.

Acara dibuka oleh dua band lokal yakni Crayola Eyes dan Mondo Gascaro. Crayola Eyes membuka acara dengan musik yang jauh lebih berat jika dibandingkan dengan dua unit setelahnya. Ibaratkan malam itu adalah sebuah mobil sport eropa klasik, Crayola eyes adalah kunci yang memanaskan mesin 12 silinder tersebut sepanas mungkin, yang pada akhirnya akan membuat mobil tersebut berlari dengan hangat dan lembut. Mondo Gascaro juga membawakan set yang tidak kalah magis dengan Lamp. Saat mereka membawakan lagu terakhir mereka, Sanubari, seluruh penonton seperti dalam kondisi trance, terdiam mendengar sesuatu yang sangat indah namun di saat yang sama juga sangat intens.

Tiba akhirnya saat sang bintang utama naik ke atas panggung, antusiasme penonton sudah tidak lagi bisa terbendungkan. Antusiasme yang diberikan mungkin sedikit overwhelming bagi trio asal negri sakura ini, yang lalu diakui oleh Taiyou, sang gitaris tidak lama setelah mereka menyanyikan lagu pertama mereka. Lamp tidak menyangka akan ada orang Indonesia yang kenal mereka, senang dengan lagu mereka, dan juga mengerti lagu mereka. Oh Taiyou-san, jangan pernah meremehkan kekuatan orang Indonesia yang sudah bersahabat dengan YouTube Recommendations.

Lamp membawakan penampilan spektakuler yang membuat puluhan penontonnya berdansa dengan melodi yang merdu nan hangat ala bossa nova dan city pop. Panasnya Rossi Musik Fatmawati yang sempat dikeluhkan oleh Kaori, sang vokalis wanita, tidak menjadi masalah bagi penonton dan juga bagi mereka yang di atas panggung. Lagu demi lagu dinyanyikan lama-kelamaan perasaan sumpek yang terasa malah menghilang begitu saja.

Secara keseluruhan Ivy league Music beserta Lokatara telah memberikan sebuah event yang harus diacungkan jempol. Lamp dan dua band pembuka memberikan penampilan yang gemilang dan sangat mengesankan. Hanya ada satu kata yang bisa diucapkan setelah menonton Lamp “A Distant Shore” Live in Jakarta, yakni “Magical”.

 

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *