LOADING

Type to search

Memikat Lawan Jenis Dengan Kepercayaan Tradisional

COLUMN

Memikat Lawan Jenis Dengan Kepercayaan Tradisional

INCOTIVE 25/11/2017
Share

Urban legend atau legenda urban merupakan mitos atau legenda yang beredar di masyarakat. Urban legend tidak selalu berarti kisah bohong namun sama seperti kisah yang disebarkan dari mulut ke mulut. Tidak sedikit orang yang percaya terhadap keberadaan urban legend. Di berbagai belahan dunia terdapat banyak cerita yang bergulir dimasyarakat contohnya di Amerika tentang bloody mary konon katanya mary bisa dipanggil dengan cara melihat cermin dengan keadaan gelap dengan sebuah lilin dan memanggil namanya sebanyak 3 kali, lalu ada juga kuchisake onna yang berada di Jepang yang katanya cewe menggunakan masker ini akan berjalan-jalan pada malam hari untuk menanyakan “apakah aku cantik?” sambil menunjukan robekan mulut hingga ke pipi.

Begitu pula di Indonesia banyak sekali mitos yang beredar dan berkembang. Saking banyaknya, setiap berjalan lima langkah kalian bisa menemukan mitos yang berbeda. Di Jakarta misalnya tentang si manis jembatan ancol, begitu pula urban legend yang berada di Bandung seperti rumah gurita, rumah kentang, atau rumah asep keong. Banyak sisi yang dapat kita lihat dari urban legend itu sendiri, mulai dari mahluk halus hingga pantangan-pantangan orang tua. Seperti tidak boleh duduk di depan pintu karena menghalangi jodoh atau dilarang buka payung dalam rumah karena nanti orang tua meninggal. Terdapat banyak bentuknya termasuk mengenai cara mendapatkan hati lawan jenis yang mungkin lebih sering digunakan oleh kaum adam untuk memikat hati para kaum hawa.

Dengan mengetik menggunakan keyword “bagaimana cara mendapatkan wanita dengan ilmu hitamdi Google misalnya, kalian bisa dengan mudah mendapatkan berbagai cara mendapatkan wanita yang kalian idam-idamkan, katanya sih.. tapi bukan hal tersebut yang membuat saya ingin tuliskan mengenai urban legend, akan tetapi mengenai cara mendapatkan wanita secara instan yang berdampak  ‘cinta satu malam’. Banyak orang yang percaya dengan menggunakan benda-benda tertentu dia akan mendapat sex contohnya dengan menggunakan air mani gajah yang bentuknya ada 2 macam yang satu berupa kristal dan ada pula yang berupa cairan yang penggunaannya dengan mudah dapat kita cari di internet. Namun yang menjadi pertanyaan pertama di benak saya “itu mani ga bau apa di pake-pake?” “gaakan keras gitu?” “ga akan dikerumunin semut bro?” Selain air mani gajah ada juga yang menggunakan rambut dari makhluk gaib yaitu rambut tante Kunti yang bahkan sampai dijual di toko online, coba kalian bayangkan bagaimana cara si penjual bisa mendapatkan rambut tersebut? bisa saja itu rambut pribadi si penjual ataupun dia membeli di tukang cukur atau jangan-jangan yang lebih parah lagi itu bulu jembut karena teksturnya yang kasar membuat orang-orang yakin bahwa itu rambut kuntilanak. Bahkan ada seorang pedagang yang berfoto bersama produknya (kuntilanak) yang disebar lewat social media dan secara terang-terangan dia menjual kuntilanak tersebut SATU PAKET! Selain itu dia juga memberitahu khasiat-khasiat yang didapatkan dari rambut kuntilanak, seperti mendapatkan sex, memikat lawan jenis, penghalang dari santet dan kegunaan khusus menjadikan kalian playboy atau playgirl. Hal tersebut tertulis dalam sebuah laman yang menjual rambut dari kuntilanak tersebut.

Seseorang menggunakan hal-hal yang menurut saya aneh mereka hanya bertujuan untuk memuaskan nafsu sex semata karena dia merasa “wah gue ganteng nih pake ini, gue pasti dapet cewe buat di gembol ke kosan!”. Akhirnya orang-orang di sekitar dia pun ikut mencoba menggunakannya dan jadilah ‘geng PK (penjahat kelamin)’. Yang membuat saya geram atau resah  adalah orang-orang tersebut tidaklah mempunyai nilai kepercayaan diri maka karena itu mereka mengkiblatkan diri pada hal-hal yang aneh tersebut.

Kepercayaan diri menjadi masalah utama, mengapa? Karena mereka yang menggunakannya mempercayai bahwa benda tersebut dapat membuat lawan jenis terpikat bukan karena kemampuan ataupun manner diri mereka dan ditambah pula dengan akibat dari hal tersebut. Atau mungkin tujuan dari orang-orang yang hilang haluan hanya demi memenuhi hasrat yang tidak berujung.

Instant merupakan kata yang sangat tepat untuk menjelaskan orang-orang yang ingin mendapatkan lawan jenis dan sex secara mudah. Di sini saya tidak mempermasalahkan tentang apa yang mereka perbuat atau apa yang mereka lakukan tetapi bagaimana seseorang dapat percaya kepada dirinya sendiri tanpa bantuan hal-hal yang aneh. Mereka akan belajar bagaimana cara menghargai dan berproses di dalam mendapatkan sesuatu yang ingin mereka capai. Karena di zaman yang serba mudah ini, dengan istilah ‘segala disuapin’ banyak orang yang sulit untuk menghargai suatu yang digapai dengan proses, mereka hanya ingin mendapat hasil maksimal dengan cara instan.

 

Tulisan oleh Asykari Suryadarma

Ilustrasi oleh Marco Hanif Samudro

Tags:

You Might also Like

1 Comments

  1. Adam 25/11/2017

    Anyiiiiing, berasa john travolta padahal rahwana!

    Reply

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *