LOADING

Type to search

Mixtape Kolega Vol. 1

SELECTION

Mixtape Kolega Vol. 1

INCOTIVE 09/03/2017
Share

Kepada hadirin sekalian yang amat kami cintai. Kami beri tahu saja, saat kami sudah mengeluarkan konten Playlist atau Mixtape itu tandanya kalau saat ini para penulis-penulis kami sedang mandek untuk memproduksi artikel. Tentu kami tidak akan sanggup memberikan konten dengan judul “NETIZEN GEMPAR!” blablabla. Biarkan saja itu menjadi ranah aplikasi chatting kesayangan kita semua.

MIXFIX

Ok, sudah cukup basa-basinya, kita langsung masuk ke intisarinya saja. Di edisi kali ini, Incotive mengundang kolega-kolega terdekat untuk menyumbangkan lagu-lagu mereka ke dalam satu mixtape bernama Mixtape Kolega Vol. 1. Dengan preferensi musik yang berbeda dari masing-masing musisi, menjadikan Mixtape kali ini lebih beragam dengan kehadiran berbagai jenis musik seperti Lo-Fi Hip Hop, Indie Pop, Shoegaze, Stoner Rock sampai Experimental. Mungkin anda akan asing dengan nama-nama musisi kolega kami di sini, tapi dengan kualitas yang mereka miliki tidak ada salahnya kalau lagu-lagu mereka nantinya akan menambah kamus referensi musik anda.

[mixcloud https://www.mixcloud.com/Incotive/mixtape-kolega-vol1/ width=100% height=120 hide_cover=1 light=1]

Track list:

  1. The Breakfast Club – Daisy 00:00-02:28
  2. Sugarcoat – Anything and Everything (Tether Cover) 02:28-05:26
  3. Pathway Pleasure – No Meaning 05:26-09:44
  4. East Wave – Fleu 09:44-13:09
  5. Dip-Ler – Mr. Lawrence 13:09-18:15
  6. The Broto Stoned- Reptilia Galactica 18:15-23:28
  7. The Trees Strip – Tibet; 1959 23:28-30:02
  8. Poligrei – Departed Poetics 30:02-38:21

1. The Breakfast Club – Daisy

Screen Shot 2017-03-09 at 11.47.37 AM

The Breakfast Club adalah unit Indie-Pop asal Malang yang di gawangi oleh Mucho Karmuko (Vocal) dan Bimo Soerjoputro (Lead Guitar). Band yang pernah menjadikan The Stone Roses sebagai alter-ego mereka saat tampil di salah satu event dengan tema Tribute to Britpop ini telah menelurkan tiga single. Dengan tone segar nan menyenangkan  dibalut suasana retro pinggir kota, single mereka yang berjudul “Daisy” kami pilih sebagai pembukaan rangkaian mixtape ini.

2. Sugarcoat – Anything and Everything (Tether Cover)

Screen Shot 2017-03-09 at 11.46.59 AM

Duo (Aliefta & Disa) ini memproduksi semua materi musiknya secara independen di dalam sebuah kamar tidur multifungsi selain tempat beristirahat juga berfungsi sebagai sebuah studio. Ide duo mereka ini datang saat sedang menjalani random trip di suatu pantai. Ketertarikan mereka terhadap musik yang sama juga menjadi sebuah ide untuk lebih produktif saat sedang liburan ataupun saat sedang berdiam di dalam kamar. Hal-hal itulah yang akhirnya melahirkan suatu band duo elektronik yang manis dan romantis cocok untuk bertamasya.

3. Pathway Pleasure – No Meaning

 Screen Shot 2017-03-09 at 11.49.11 AM

Pathway Pleasure, adalah unit dreampop/indierock yang masih terbilang baru dalam skena musik Jakarta. Beranggotakan Deni pada gitar dan Ryan pada vokal/ gitar, duo ini mengaku banyak terinfluence dengan rock alternatif dan shoegaze era 90-an, hal yang juga menjadi dasar penciptaan karya musik mereka dengan sentuhan elemen sound dreampop yang terdengar lebih modern. Single mereka yang berjudul “No Meaning” akan menjadikan mood anda lebih bergairah dan bersemangat saat melakukan perjalanan spiritual mendengarkan mixtape ini.

4. East Wave – Fleu

Screen Shot 2017-03-09 at 11.48.48 AM

East Wave mempersembahkan sebuah lagu dream pop dengan hawa tropis yang cocok didengar sambil bersantai. Single mereka “Fleu” membentuk dirinya sebagai kontradiktif segar, dan akan menutup lagu-lagu beraliran pop dalam Mixtape Kolega Vol. 1 dengan senyum di bibir.

5. Dip-Ler – Mr. Lawrence

238341

Ya.. ya.. ya.. Sudah tidak diragukan lagi bakat dari ace writer kami soal kemampuannya dalam memproduksi musik. Dengan jasa-jasanya yang telah mendongkrak traffic Incotive dalam beberapa bulan terakhir, pada kesempatan kali ini kami akan memberi award kepadanya dengan memasukan lagu hasil mixingan-nya kedalam mixtape ini. Di gadang-gadang sebagai Kanye West Indonesia lelaki yang di juluki Dip-Ler ini sudah cukup menggambarkan betapa jenius dirinya hanya dengan sebuah lagu berjudul Mr. Lawrence.

6. The Broto Stoned – Reptilia Galactica

 Screen Shot 2017-03-09 at 11.48.00 AM

Membentuk sebuah band dengan menggunakan nama akhiran kakek dari sang vokalis dan bassist yang kebetulan sama, yakni Broto lalu di tambahkan dengan Stoned tentu langkah awal yang sangat mulia bagi suatu band beraliran Stoner Rock dan Doom Metal. Bagi para pemuja amer dan rock lawas macam Deep Purple, the Burgie sampai Black Sabbath mungkin yang satu ini lebih cocok untuk anda dengarkan sambil mabok ketimbang lagu-lagu yang kami berikan di awal.

7. The Trees Strip – Tibet; 1959

Screen Shot 2017-03-09 at 11.45.38 AM

The Trees Strip merupakan unit post-rock Jatinangor yang terbentuk pada tahun 2013. Dengan jenis musik tanpa vocal, The Trees Strip selalu memberikan suasana dan perasaan mendalam pada tiap nada yang dilantunkan namun dengan tetap membiarkan para pendengar untuk membuat interpretasinya sendiri. Band seperti Maybeshewill, Explosion In The Sky, Frames menjadi panduan The Trees Strip dalam membuat karya yang ditambah sebuah proses kreatif sehingga menghasilkan sebuah ciri dari sebuah musik post-rock versi The Trees Strip.

8.Poligrei – Departed Poetics

Screen Shot 2017-03-09 at 11.48.18 AM

Poligrei adalah project solo kolega kami bernama Dimas A Wibisono. Jika kalian menyukai experimental/ambient music seperti Steve Reich,Terry Riley,Brian Eno kalian harus mendengarkan karya yang satu ini. Puisi yang dibawakan oleh Dwiputri Pertiwi tentang manusia,tuhan dan akhirat sangatlah menyentuh. Mengingatkan kita saat John Cale, bercerita soal pembunuhan dalam lagu legendaris Velvet Underground berjudul The Gift yang membuat siapapun akan merinding saat mendengarkannya. Poligrei dengan Departed Poeticsnya seakan menutup rangkaian Mixtape Kolega Vol.1 dengan mencerminkan sebagian pemuda-mudi negeri ini yang sering takluk kepada sifat eskapisme.

Artikel & Mix oleh: Ridho Rakhmatullah

Artwork oleh: Nadira Qanita

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *