LOADING

Type to search

Materi Single Tersulit dari Monkey to Millionaire, Ego

DAILY

Materi Single Tersulit dari Monkey to Millionaire, Ego

Defta Ananta 28/12/2018
Share

Dalam rangka menutup tahun 2018 nampaknya para musisi / band seperti berlomba untuk mengeluarkan karya terbaiknya. Karya segar tersebut menjadi sajian hiburan akhir tahun yang banyak dinantikan para pendengar. Nampaknya unit indie-rock yang digawangi oleh Aghan Sudrajat (Bass, Vokal) dan Wisnu Aji (Gitar, Vokal), Monkey to Millionaire (M2M) juga tak mau ketinggalan. Baru saja dua bulan sejak merilis single ‘Envy’, M2M tak mau menunda waktu lama untuk meluncur kan karya berikutnya. Kali ini mereka mempersembahkan single berbahasa Indonesia bertajuk ‘Ego’. Lagu ‘Ego’ sendiri terdengar seperti lagu yang secara gamblang menyindir perilaku egosentris yang kerap kita temui di kehidupan kita masing-masing.

Sang vokalis Wisnu Adji yang juga penulis lirik lagu ini menginterpretasikan lagu ‘Ego’ sebagai bentuk rasa heran yang kerap muncul di kepalanya. “Gue nggak pernah paham sih kenapa orang suka menunjukkan betapa hebat dan powerful dirinya. Terus setelah itu apa yang terjadi ketika orang lain tahu? Lalu apa? Poinnya apa? Ngapain dia itu?,” kira – kira seperti itu lah perasaan yang menjadi latar belakang dari penulisan lagu tersebut. Narasi yang disajikan dalam lirik lagu ‘Ego’ bercerita tentang bagaimana seseorang senang berlomba memamerkan ego masing-masing. Seseorang yang terlihat baik namun ujung-ujungnya semua dilakukan hanya semata-mata untuk kepentingan pribadinya.

Secara proses penggarapan, lagu ini menjadi lagu yang cukup unik. “Lagu paling susah digarap nih. Susah dalam artian kita bingung mau nyari mood-nya seperti apa. Ini lagu paling lama jadinya. Paling lama mixing. Karena dapetnya juga kebetulan ya bingung juga kalau ditanya ini lagu kayak apa dan referensinya kemana” tutur Aghan. Dari awal prosesnya, konsep atau ide tentang nada dan bebunyian dalam lagu ‘Ego’ ini didapat secara tidak sengaja. Tentu akhirnya hal tersebut memberikan tantangan tersendiri bagi M2M dalam merampungkan lagu yang secara kasar tidak direncanakan ini. Tak hanya itu, lagu ini disebut juga sebagai lagu yang paling sulit digarap dari semua materi di dalam album baru yang akan segara dirilis.

Berbicara tentang album, Wisnu dan Aghan mengatakan bahwa album kali ini benar-benar dikonsep secara matang dengan bantuan grup kreatif bernama Toma & Kako. Seperti single ‘Envy’, lagu kedua ini juga diluncurkan bersama medium video musik garapan Toma & Kako. “Klip ini adalah sequel dari single sebelumnya ‘Envy’, Singkatnya klip ini bercerita tentang kehidupan “Tuan Monyet” yang super eksklusif dan superior. Total sudah dua single dirilis M2M secara berturut-turut dan berdekatan untuk penanda album keempat yang akan diberi tajuk ‘Bipolar’. Album yang direncanakan dirilis awal 2019 tersebut sudah 100% selesai dan siap dipasarkan.

Tags:
Defta Ananta

Terkadang jadi musisi dan terkadang jadi penulis di Incotive. Tapi yang pasti, masih jadi pemuda yang sering mempertanyakan banyak hal.

  • 1

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *