LOADING

Type to search

Menelusuri Pilihan Dalam Kehidupan Bersama Noirless, Choices

DAILY

Menelusuri Pilihan Dalam Kehidupan Bersama Noirless, Choices

Abyan Hanif 02/01/2019
Share

Kamis, 27 Desember 2018 merupakan hari yang spesial bagi Noirless. Karena pada tanggal tersebut mereka resmi merilis mini album terbarunya yang berjudul Choices melalui Spotify, Deezer, Apple Music dan berbagai layanan musik digital lainnya. Noirless sendiri merupakan sebuah grup musik beranggotakan Rama Mazaya pada Gitar dan Vokal, Aryandra Kareem pada Gitar dan Vokal latar, dan Bayu Arifianto pada Bass dengan gaya noise-pop/alternative-rock asal 2 kota besar yaitu Jakarta dan Bandung.

Pada “Choices”, mereka bercerita tentang bagaimana ‘pilihan’ sangat mempengaruhi siklus hidup manusia sehingga apa yang terjadi dimasa yang akan datang akan sangat dipengaruhi oleh pilihan atau jalan yang kita ambil pada masa lalu. Cerita tentang pilihan hidup tersebut dirangkum dalam 5 buah lagu yang terdapat di EP “Choices” tersebut yang masing-masing adalah Inside Out, Better Left Unsaid, Personal Issues, Hourglass, dan Wait. Lagu-lagu pada “Choices” juga kental dengan sentuhan shoegaze dimana diwakili oleh gitar yang penuh dengan distorsi dan juga delay yang menghasilkan efek-efek dreamy pada lagu-lagunya, ditambah lagi dengan vokal low-end halusnya yang ‘tenggelam’ sedikit mengikatkan saya kepada My Bloody Valentine yang notabene merupakan salah satu founding father dari musik shoegaze.

“Choices” sendiri direkam di 3 studio berbeda yang terletak di bandung, yaitu Masterplan untuk merekam gitar dan bass, Funhouse untuk drum, dan Tattva untuk vokal. Sebuah EP belum lah dianggap komplit tanpa adanya sebuah artwork, pada “Choices” artwork yang dipilih merupakan foto hasil tangkapan M. Fikri Arifin (Ize) yang juga menjabat sebagai manajer. Dengan artworknya yang simple dan menyimpan arti yang mendalam sangat pas jika dipadukan dengan konsep dari mini album tersebut.

Selain merilis dalam bentuk digital, Noirless juga akan merilis “Choices” dalam bentuk CD dan kaset dengan menggandeng label rekaman Sorge Records dan Winona Tapes.

Tags:
Abyan Hanif

Lahir di kota Kembang. Penulis amatiran. Full-time nankring, Part-time kuliah. Sporty abis. Bobotoh.

  • 1

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *