LOADING

Type to search

Pink Season, Album Meme yang Memanjat Billboard

DAILY

Pink Season, Album Meme yang Memanjat Billboard

Share

Penggabungan musik dengan komedi adalah hal yang sudah lama terjadi. Tenacious D dan Frank Zappa adalah beberapa dari komedian yang membawa materinya menjadi musik, menciptakan musik yang enak didengar dengan lirik dan tema yang jenius dan lucu. Tetapi, dua act tersebut sudah lewat jaman nya. Ini 2017! Dimana lagi kita bisa mencari komedian dan musisi terbaik? Internet tentunya.

Akhir 2016 kemarin, muncul dimana-mana sebuah album dengan cover art mobil sports lawas berwarna pink. Di pelat nopol mobil ini terdapat tulisan “PNK SSN”, yang merupakan singkatan nama album tersebut, yaitu Pink Season. Album ini akhirnya rilis pada tanggal 4 Januari 2017 di iTunes dan Youtube, disusul oleh Google Play Music dan Spotify. Album yang berdurasi 80 menit dan mempunyai 35 track ini dibuat oleh sebuah meme internet yaitu Pink Guy.

Untuk yang tidak tahu siapa Pink Guy ini: dia adalah sebuah entiti yang diciptakan oleh komedian George “Joji” Miller, atau mungkin lebih terkenal dengan nama karakter Youtube-nya yaitu Filthy Frank. Dikenal sebagai komedian kreatif dalam melakukan hal-hal yang menjijikan dan menggelikan. Konten yang ia berikan bervariasi dari skits, kuliner, vlogs tentang hal-hal yang ia benci, dan musik.

Pink Season merupakan sebuah album yang mengkompilasikan beberapa lagu yang dia sudah unggah ke channel Youtube-nya, FilthyFrankTV, dan juga beberapa lagu baru. Dan dalam waktu kurang dari 24 jam dari rilisnya, album ini mencapai #1 di Kanada, #2 di AS, #4 di Australia, #7 di Inggris, dan #16 di Indonesia (iTunes). Pada saat penulisan artikel ini (13 Januari 2017), album ini berada di posisi #30 di chart Billboard.

Sebuah album Hip-Hop dengan gaya komedik yang biasa dia lakukan di dalam channelnya, yaitu dengan jenius menyindir semua stereotipe dan kelompok sosial yang ada secara halus. Sebagai contoh, “Young Thug Diss” adalah lagunya yang terdiri dari lirik Fuck Young Thug” di teriakan berkali kali dengan latar musik Trap. Menyindir subtil para rapper yang sering sekali membuat lagu-lagu yang saling menyindir. Dan juga di dalam lagu “Pink Life” dimana ia menyindir peraturan monetizesation baru Youtube, yang membuat banyak video dia tidak bisa di iklankan,

Walaupun Pink Season mempunyai banyak lagu yang komedik seperti “Nickelodeon Girls” dan “Gays 4 Donald Trump”, ada juga lagu-lagu yang mengagumkan. Highlight terbesar album ini tentu saja adalah “Dumplings“. Lagu dimana Pink Guy benar-benar menunjukan skill Rap-nya dengan delivery yang bersih dan juga lirik yang mulus. Selain itu, “Fried Noodles” dan “Rice Balls” juga menjadi lagu yang patut didengar. Dua lagu ini mempunyai kesamaan dimana musiknya di produksi dengan dua unsur: yaitu Pink Guy yang gila, dan joji yang halus ( joji adalah nama yang ia gunakan untuk membuat lagu bergenre lo-fi Hip-Hop).

Selain musik yang diproduksi oleh dia sendiri, Pink Guy dibantu juga oleh produser-produser indie seperti Holderjosh pan, dan Getter. Mereka memberikan album ini banyak unsur Trap yang kotor tetapi elok, membuat headbanging sebuah dorongan yang tidak bisa dihadang.

… Kecuali pada lagu “Club Banger 3000”, lagu itu memang sengaja di produksi secara berantakan. Ingatkah bahwa ini album komedi?

Pink Guy telah membuktikan bahwa genre musik komedi masih bisa berkualitas tinggi. Dengan Pink Season mencapai tingkat seperti sekarang ia mungkin saja bisa menunjukan bahwa genre ini tidak akan pudar, dan manusia masih bisa merasakan keindahan melodi dan kegelian secara bersamaan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *