LOADING

Type to search

Puisi: Harapan Timbul Tenggelam

SELECTION

Puisi: Harapan Timbul Tenggelam

Naufal Malik 22/11/2016
Share

Laksana malam yang gelap gulita

Dia tersungkur dan kedinginan

Entah dia tidak lagi menunggu fajar

Atau mulai cinta dengan malam

 

Terbitlah matahari

Seraya orang itu datang padanya

Awalnya dia mencoba berselimut

Memejamkan mata agar gelap senantiasa ada

 

Tapi hari masihlah pagi

Hiruplah udara segar

Cahaya matahari itu hangat

Dan memberi kebahagiaan

 

Saat dia mulai cinta dengan hari

Akan tetapi matahari bukan untuknya dan bukan miliknya

Tetapi banyak orang mendapat sinarnya

Apa dia mulai merasakan sakit

 

Seakan ingin miliki matahari

Tapi tidak suka dengan realita

Dia ingin membenamkannya

Namun hari masih siang

 

-N

30 Juni 2016

Image Source: www.thenology.com

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *