LOADING

Type to search

Qualitea Time Volume 5: Bersantai dengan Manisnya Teh dan Alunan Musik

EVENT

Qualitea Time Volume 5: Bersantai dengan Manisnya Teh dan Alunan Musik

ariandis 18/10/2017
Share

Qualitea Time merupakan hajat tahunan Komunitas Musik Fikom (KMF) Unpad untuk menampilkan acara musik dengan suasana ngeteh yang santai. Tahun ini, Qualitea Time diselenggarakan untuk ke lima kalinya. Taman Budidaya IPDN Jatinangor dipilih sebagai venue berlangsungnya acara, setelah berpindah dari tujuan awal yaitu Bumi Perkemahan Kiarapayung. Acara yang dilaksanakan pada Jumat, 13 Oktober 2017 silam ini, mengusung tema “Aesthetic Japan” dengan sedikit mengambil unsur vaporwave sebagai konsep dekorasi venue. Elephant Kind, ONAR, The Panturas, Ikkubaru, Alvin & I, Basboi x Panji, Oscar Lolang, dan The Schuberts dihadirkan untuk memeriahkan suasana ngeteh Jumat itu. Tak ketinggalan, Lonerlunar, Everbeat, The Trees Strip serta Sandyakala pun turut meramaikan daftar line up sebagai pemenang band submission. Suguhan spesial diberikan oleh KMF Unpad bagi para pengunjung dengan mempersembahkan KMF Music Development, sebuah proyek vokal grup yang diiringi oleh band.

296304

Suasana dekorasi acara Qualitea Time

Kami tiba di venue beberapa menit setelah open gate, sekitar pukul 14.00 WIB. Selangkah memasuki venue, kami langsung disambut oleh beberapa booth aneka makanan dan minuman yang berada di sebelah kiri kami. Teh Pucuk Harum dan Dilmah Tea berperan besar sebagai penyedia teh bagi para pengunjung yang ingin merasakan sensansi nonton konser sambil ngeteh santai yang menjadi ciri utama Qualitea Time. Huruf hiragana dan katakana bercampur tone warna pastel menghiasi Taman Budidaya IPDN Jumat itu. Sang tuan rumah juga menyediakan do it yourself booth yaitu booth untuk membuat hachimaki headband, sebuah ikat kepala pejuang Jepang tempo dulu. Melirik ke depan stage, tampak hamparan rumput sintetis yang dipenuhi bean bag telah diisi oleh sekumpulan muda-mudi yang hendak menikmati quality time bersama orang-orang terdekat dengan mendengarkan alunan post-rock instrumental dari band pembuka, The Trees Strip.

296203

Suasana venue Qualitea Time lengkap dengan rumput sintesis dan bean bag

Menyusul The Trees Strip, Sandyakala tampil dengan beberapa lagu cover dan single pertama mereka dengan balutan nuansa folk yang santai. Kemudian, Lonerlunar menambah kemeriahan dengan aksi panggung yang enerjik. Everbeat menutup serangkaian penampil dari band submission dengan apik. Selaras dengan turunnya Everbeat dari panggung, hujan deras melanda. Acara terpaksa dihentikan sementara. Setelah cuaca kembali bersahabat, The Schuberts datang mencairkan suasana dengan membawakan lagu “If You Wanna” kepunyaan The Vaccines. Pengujung kembali dibuat meriah dengan nuansa musik alternatif ala Britania Raya yang disuguhkan oleh The Schuberts. Malam pun tiba, Oscar Lolang naik ke panggung pukul tujuh malam. Lantunan musik folk yang syahdu dengan suara khas miliknya mampu  mengundang decak kagum seluruh penonton. Suasana berbeda muncul  setelah Oscar Lolang turun panggung. Aroma hip-hop elektronik dirasakan penonton dengan hadirnya sang rapper pendatang baru, Basboi, yang berkolaborasi dengan Panji.

296288

The Schuberts menghapus kesunyian pasca hujan

296469

Basboi dengan cozy-nya membawakan tembang “Cozy”

Selanjutnya, vokal grup tuan rumah, Music Development KMF menyapa pengunjung dengan tembang-tembang hits yang familiar di kuping pendengar. Nuansa folk yang kental kembali terasa untuk ke tiga kalinya ketika Alvin & I membawakan lagu-lagu mereka dengan syahdu. Irama folk dicampur dengan unsur tradisional mampu meningkatkan animo pengunjung walaupun malam sudah semakin larut. Ikkubaru hadir dan menambah warna musik yang ada tepat setelah penampilan dari Alvin & I . Band beraliran city pop yang pernah mengelilingi beberapa kota besar di Jepang dalam rangka tur album ini memperkenalkan jati diri mereka dengan mengesankan.

Penonton membludak saat The Panturas hadir menyapa mereka. Dengan komposisi musik surf rock ala Dick Dale dan The Beach Boys, The Panturas berhasil membuat penonton bergoyang senada dengan musik yang mereka mainkan. Antusiasme pengunjung berada pada titik puncak ketika ONAR menjajakkan kaki di atas panggung.  Lagu-lagu hip-hop yang cenderung sulit dihafal ternyata dapat dilantunkan bersama, khususnya oleh para penonton garis depan. Saking pecahnya, ONAR sempat berbagi “minuman” bersama penonton garis depan untuk memeriahkan suasana. Tak terasa hari telah berganti. Waktu telah menunjukkan pukul dua belas malam. Saat itulah Bam Mastro cees muncul ke atas panggung. Seluruh penonton bersorak sorai dan memadati bagian depan stage. Tembang-tembang hits dari Elephant Kind seperti Montage, True Love, With Grace dan juga Oh Well dinyanyikan dengan lantang bersama-sama. Para penonton seperti lupa jika waktu telah menunjukkan pukul setengah dua malam seiring dengan berakhirnya acara Qualitea Time Volume 5.

296296

Saat Aryo Wismoyo dari ONAR berbagi kebahagiaan lewat OrangTua

296307

Seperti biasa Elephant Kind membawakan lagu Oh Well yang dinyanyikan bersama para penonton

Dari event ini kami ingin menyampaikan bahwa kami adalah KMF Unpad yang ingin menunjukkan inilah kreatifitas atau persembahan yang kami berikan pada pengunjung, kami memberikan sajian musik yang positif dan menghibur. Qualitea Time tahun ini berjalan sekitar 90% dari yang diharapkan, soalnya ada beberapa kekurangan yang ga memenuhi event ini. 90% pun ga merasa besar kok, tapi kayak kurang dikit aja gitu. Semoga segala kekurangan yang kami miliki, merupakan hal kecil bagi para pengunjung, semoga pengunjung mendapat kepuasaan dari event ini dan semoga Qualitea Time tahun depan lebih baik lagi.

Ujar ketua pelaksana Qualitea Time Volume 5, Aldhie Alamsyah.

Qualitea Time Volume 5 berhasil memenangkan hati para pengunjung. Mempertahankan konsep ngeteh yang dominan dipadukan dengan tema yang sedang fresh di kalangan muda-mudi menjadikan acara ini ramai akan pengunjung hingga akhir rangkaian acara. Namun yang sedikit disayangkan adalah adanya kesalahan teknis dari kelistrikan yang sempat membuat venue mati lampu beberapa menit. Hujan yang cukup deras juga membuat rundown acara menjadi kurang tepat waktu. Namun selebihnya, this event was quality!

 

Foto oleh Ariandi Setiawan

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *