LOADING

Type to search

Riwayat Kegelisahan Dalam Kereta Pulang milik Pijar

DAILY

Riwayat Kegelisahan Dalam Kereta Pulang milik Pijar

Adam 01/03/2018
Share

Single ke-3 milik Pijar dari album Ekstase yang bertajuk “Kereta Pulang” telah berhasil diinterpretasikan menjadi sebuah video musik. Klip arahan Joel Jonathan ini sedikit banyak menunjukan lika-liku kehidupan urban. Penat, sesak, letih, sepi, dan gundah adalah kesan yang langsung kita dapatkan saat kita menyaksikan video musik yang berdurasi kurang lebih 3 menit tersebut. Sudut pandang orang ketiga ditunjukan dalam sorotan kamera yang terus mengikuti pelaku mengarungi jalanan kota Jakarta.

Teriknya siang hari dapat mewakilkan bagaimana perasaan Sarman Wakanda, sang pemeran tokoh utama. Pandangannya yang tajam, langkah yang sigap, namun juga terkadang duduk merenung diantara gedung-gedung pencakar langit, menandakan kerja kerasnya malah membuahkan rindu. Waktu mendadak berjalan cepat saat memasuki bagian reff pada lagu tersebut. Tokoh utama dibuat berlari kedepan, juga dibuat berlari kebelakang; tidak kemana-mana. Tidak ada percakapan, tidak ada interaksi, tidak ada saling sapa, hal yang biasa terjadi di perkotaan. Plot video musik Kereta Pulang adalah sebuah cerita mimpi semua orang yang dipatahkan oleh fatamorgana kehidupan kota. “Bawa aku pulang, bawa aku pulang…” sebuah petikan lirik yang dibarengi dengan adegan tokoh utama yang duduk sendiri di pojokan kereta. “Melewati hari sendiri, dan berdiri lagi sendiri,” walau ramai, tapi nyatanya tidak berarti apa-apa. Tokoh utama berhasil masuk dalam perangkap jebakan Ibu kota.

Eksposur mengenai kelas pekerja berhasil diperlihatkan oleh Pijar dan Joel Jonathan dalam balutan video musik ini. Penuhnya stasiun kota dan sibuknya jalanan di Jakarta adalah cerminan bagaimana pada akhirnya orang-orang itu melakukan semuanya hanya untuk hidup, lalu pulang; membosankan. Mungkin raut wajah tokoh utama tidak terlihat marah, bahkan lebih cenderung pasrah. Pada potongan terakhir klip, diperlihatkan pintu kereta yang tertutup, seperti menimbulkan harapan bahwa hari sebentar lagi usai, juga serba keletihan berkumpul di satu gerbong.

Satu sorotan yang paling layak diapresiasi adalah keterlibatan Sarman Wakanda sendiri dalam video musik Kereta Pulang. Sejauh ini, jarang sekali ada orang Timur yang tampil dalam sebuah video musik untuk memerankan tokoh utama. Plot yang mendukung penampilan Sarman Wakanda menjadi beriringan adanya dengan segala kesan yang ditunjukan dalam klip milik Pijar. Apa yang ditampilkan video musik ini adalah kejujuran bahwa Kereta Pulang akan membawa kita kembali ke tempat kita berada, walau melalui jalan terjal, semacam; kota.

Foto oleh Pijar Music

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *