LOADING

Type to search

Merayakan Lika-liku Hidup Bersama Album Gondes dari Regular Kid 98

FEATURED SELECTION

Merayakan Lika-liku Hidup Bersama Album Gondes dari Regular Kid 98

INCOTIVE 23/08/2020
Share

Teks oleh Husna Rahman Fauzi

Perlahan tapi pasti, musik hip hop di Indonesia mulai eksis dan dikenal banyak orang. Hal ini tidak bisa lepas dari pengaruh teknologi yang semakin memudahkan para pelakunya. Berbeda dengan tahun-tahun awal kemunculannya di Indonesia, membuat satu beat hip hop terbilang cukup sulit karena keterbatasan.

Selain dari segi teknis, modal produksi untuk membuat lagu hip hop terbilang ‘murah’ jika dibandingkan dengan genre lain. Jika musik lain harus merekam banyak instrumen, musisi hip hop hanya perlu merekam vokal saja.

Meski begitu, bukan berarti membuat musik hip hop itu mudah. Banyak hal yang harus dikuasai, terutama soal diksi yang digunakan untuk menulis lirik. Semua orang bisa nge-rap bukan lagi mitos yang bisa disangkal para snob. Nggak terhitung berapa banyak YouTuber sampai content creator yang memilih hip hop dan rap sebagai peruntungan.

Menjadi seorang rapper bukan hanya meludah di microphone atau membuat video garang yang kemudian diunggah ke YouTube. Lebih dari itu, kualitas rapper dilihat dari pesan, skill dan kekuatan lirik yang ditulis.

Biarkan saya sok tau sedikit. Di Indonesia, hip hop adalah musik yang benar-benar segmented. Atas alasan tersebut, para hip hop head tanah air akan tahu jika ada seorang emcee yang merilis single, EP atau album. Dalam sebulan terakhir ini, setiap mata hip hop head tanah air sedang mengawasi Regular Kid 98.

Pada tanggal 23 Juli lalu, Regular Kid 98 berkolaborasi dengan beat maker Ways. Mereka merilis album bertajuk Gondes. Keduanya adalah pemuda yang berasal dari Semarang yang kini menetap di kota Bandung.

Sebelum bicara terlalu jauh, Gondes sendiri adalah salah satu kata slang asal Semarang. Gondes sendiri berarti Geblek, lebih halus dari kata Goblok dan mungkin lebih mirip kata Goblog khas orang-orang Sunda. Meski berkonotasi negatif, Gondes sendiri biasanya diucapkan pada teman yang sudah dekat saja. Jadi kata ini nggak sembarangan digunakan pada orang yang baru kita kenal.

Dari makna nama album tersebut kita bisa menarik kesimpulan bahwa album ini adalah hasil kolaborasi kreatif dua orang sahabat. Satu sebagai seorang beat maker yang memperlihatkan teknik sampling-nya dan satu orang rapper yang menulis rima apik untuk dilukis di atasnya.

Konsep album yang dikerjakan oleh dua orang ini bukan hal aneh dalam hip hop. Sebut saja kolaborasi antara MF Doom dan Madlib dengan Madvillaini atau Snopp Dogg dan Dr. Dre dalam album Doggystyle serta masih banyak lainnya.

Regular Kid 98 dan Ways merangkul Ahby Ichlas yang kemudian memvisualkan mood dan materi dalam album ini menjadi cover. Menariknya cover album ini mengingatkan saya pada kartun Rugrats. Ya, Rugrats sendiri adalah kartun yang bercerita soal petualangan sejumlah anak kecil berdasarkan imajinasi mereka masing-masing.

Menyambung dari hal tersebut, sederhananya album yang membuat 10 track ini menceritakan lika-liku kehidupan dan cara merayakannya. Secara seimbang album ini menyajikan track yang fun dan track yang agak bernuansa gelap.

Gondes dengan jenaka menyentil hal yang jadi problem semua orang di jalan; anak racing berknalpot bising dalam track ‘Pengendara Gila’ dan menyindir polisi pembuat konten dalam track ‘86’. Saya kira sudah jelas.

Selain itu Regular Kid juga membahas kehidupan pribadinya, waktu-waktu luang yang ia gunakan untuk merayakan hidup. Hal yang menarik dalam album ini tentu saja kesegaran materi, penulisan lirik dan flow-nya.

Jika kamu pernah mendengar EP Regular Kid 98 sebelumnya, kamu akan merasakan hal yang sama. Gondes lebih rapi dengan flow yang beragam dan membuat saya sebagai pendengar tidak merasa bosan. Regular Kid juga tidak menghilangkan penulisan liriknya yang khas dalam album ini.

Mendengar Gondes, saya pribadi jadi semakin yakin bahwa hip hop adalah musik yang paling enak untuk mendengarkan kisah seseorang. Lewat hip hop, para rapper bercerita banyak hal dan sebagai pendengar saya merasa sedang menyimak cerita mereka dari dekat. Dalam kasus ini, saya ingin mengatakan bahwa Regular Kid 98 dan Ways benar-benar gondes!

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *