LOADING

Type to search

Bleu House “Fall in Love”: Semua Halal Ketika Sedang Jatuh Cinta

DAILY FEATURED

Bleu House “Fall in Love”: Semua Halal Ketika Sedang Jatuh Cinta

Abyan Hanif 20/10/2020
Share

Pada 9 Oktober 2020 lalu, Bleu House merilis single teranyar mereka yang berjudul “Fall In Love”. Perilisan single tersebut bisa dibilang sebagai jembatan untuk album perdana mereka yang akan segera rampung. “Fall In Love” menjadi single ke-lima mereka sejak terbentuk pada akhir 2018. Hampir genap dua tahun, Bleu House telah menghasilkan EP “Feelings” yang dirilis pada tahun 2019 beserta lima buah single termasuk “Fall In Love”.

Ketika mendengar nama band yang beranggotakan Muhammad Thoriqul Fahminitu atau biasa dikenal Mamoy Frengers (lead vocal, synth), Silfitha (lead vocal synth), dan Ratih Putria (back vocal, keyboard, synth) ini, hal yang paling saya ingat adalah ketika Mamoy melamar Silfitha di atas panggung acara Kathaaus yang diselenggarakan oleh Fadil Puterana.

Pertama mendengarkan “Fall In Love”, saya yakin 100% bahwa lagu tersebut bercerita tentang bagaimana indahnya jatuh cinta kepada seseorang pada pandangan pertama blablabla…  Lagu tersebut dibalut dengan beat yang danceable, suara synth nyaring, juga suara vokal Mamoy yang seakan sedang menyembunyikan perasaan bahagia.

Terasa sedikit kesan album terbaru Tame Impala pada “Fall In Love”. Kesan ini diperkuat dengan Mamoy yang serba bisa seperti Kevin Parker. Layaknya Parker, Mamoy bertindak sebagai komposer, penulis lirik, pembuat artwork, produser, lead vocal, synth dan juga bertanggung jawab atas mixing dan mastering.

Usut punya usut, single “Fall In Love” tidak sebahagia kedengarannya. Sedikit kaget ketika mengetahui ternyata lagu tersebut bercerita tentang keras kepalanya seseorang yang sedang jatuh cinta dan malah membuat orang di sekitarnya merasa kesal. Mamoy juga mengatakan bahwa ia ingin membawa peristiwa yang menjengkelkan tersebut menjadi sebuah lagu yang ceria, maka lahirlah “Fall In Love”.

Meskipun seseorang yang sedang kasmaran menjengkelkan, “Fall in Love” seakan menegaskan bahwa segala tingkah seseorang akan dianggap ‘halal’ jika sedang jatuh cinta dan tetap akan mendapat dukungan dari orang sekitar.

Pada akhirnya, setelah mendengar hampir 10 putaran, “Fall In Love” sukses membuat saya rindu akan pertukaran kasih sayang dengan wanita idaman. Terlebih setelah mendengarkan lagu tersebut, autoplay Youtube secara tiba-tiba memutar “Picture of You”-nya The Cure.

Tags:
Abyan Hanif

Lahir di kota Kembang. Penulis amatiran. Full-time nankring, Part-time kuliah. Sporty abis. Bobotoh.

  • 1

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *