LOADING

Type to search

Dinamika Musikalitas yang Mengejutkan dari Dream Coterie Lewat “Love, Fire, Desire”

DAILY FEATURED

Dinamika Musikalitas yang Mengejutkan dari Dream Coterie Lewat “Love, Fire, Desire”

Andi Basro 25/01/2020
Share

”Semua akan baik-baik saja.” Itu lah yang saya rasakan ketika pertama kali mendengar single terbaru dari Dream Coterie berjudul  “Love, Fire, Desire”. Hal yang saya rasakan menjadi berbeda setelah membaca liriknya.

“Love, Fire, Desire” bercerita tentang seseorang yang memiliki kedekatan pertemanan, lalu saling berbagi cerita tentang hubungan percintaannya masing-masing. Judul “Love, Fire, Desire” menjadi representasi dinamika emosional dan rumitnya cerita hubungan percintaan yang mereka sedang hadapi. Karena menceritakan soal kerumitan hubungan percintaan, perasaan saya menjadi campur aduk.

Unit yang beranggotakan empat pemuda quirky ini terdiri dari Monsdim (vokal & gitar), Jale (gitar), Janji (Bass) dan Graham (drum) melebur beberapa komposisi dari Funk, City Pop, Soul, RnB dengan sedikit sentuhan Jazz. Musik dari Dream Coterie kerap kali dikategorikan oleh para pendengar mereka dengan istilah “Internet Soulfunk”.

“Love, Fire, Desire” sangat mudah untuk dinikmati dan memberikan perasaan feel good. Performa basis, Janji Syahzar memberikan groove enak untuk bergoyang, ditambah solo bass-nya yang sangat catchy. Sentuhan terompet di bagian chorus berkontribusi memberikan rasa feel good yang telah disebut sebelumnya.

Perihal suara terompet, kita bisa lihat band-band beraliran 2 tone ska yang liriknya sangat berat tapi ritme terompet dan saxophone-nya tetap bisa membuat pendengar senang. Liriknya sendiri sangat kontras dengan sound lagunya, yang justru menambah kedalaman lagu ini.

“Love, Fire, Desire” dari Dream Coterie kental dengan unsur funk dibanding lagu-lagu mereka sebelumnya. Musik funk identik dengan era 70 dan 80an. Di Barat musisi-musisi funk mulai bangkit lagi, seperti Vulfpeck, Hiatus Kaiyote dan Thundercat. Dream Coterie memberikan nafas baru untuk genre funk, terutama di Indonesia.

Single “Love, Fire, Desire” kini sudah dapat dinikmati oleh semua orang lewat berbagai platforms digital seperti Spotify, Soundcloud, Itunes, Youtube, Bandcamp dan lain sebagainya.

Tags:
Andi Basro

Poser HC yang berusaha mengedukasi soal musik tanpa memiliki kemampuan bermusik.

  • 1

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *