LOADING

Type to search

FOODWISE: Naruto Takoyaki dan Autentisitas Kansai di Melawai  

FEATURED SELECTION

FOODWISE: Naruto Takoyaki dan Autentisitas Kansai di Melawai  

Nadira Qanita 07/07/2018
Share

Reporter: Nadira Qanita

“Tunggu! Tidak peduli seberapa enak masakanmu, kamu harus menyajikannya kepada 100 cooking-nin secara bersamaan.”, “Tenang, kami kan ninja….. SHADOW CLONE JUTSU!!!!!!!”

Kalau kalian terbayang scene Naruto, Sakura, dan Choji menerima tantangan dari Hakkaku untuk memasak ramen, singkirkan. Karena Naruto Takoyaki tidak ada hubungannya dengan hal-hal berbau Naruto itu sendiri. Kalau kalian mengira Naruto Takoyaki dapat melayani banyak pelanggan secara bersamaan, kalian salah juga. Karena tetap saja kalian harus sabar antre kalau datang ke kedai ini.

Bertepatan dengan Ennichisai kemarin, saya mampir ke Little Tokyo, Blok M. Bukan untuk kospley, tetapi sekedar untuk melihat-lihat dan makan-makan saja. Terlepas dari acara tahunan Ennichisai, Blok M memang terkenal dengan banyaknya kuliner negeri sakura, dan tidak melulu ramen. Kemarin saya mampir ke Naruto Takoyaki, yaitu kedai yang menjual kudapan terkenal dari Jepang, takoyaki.

Ready Set Unwrap

Takoyaki tidak tercipta dari dapur rumahan atau restoran, melainkan tempat pengungsian. Pada tahun 1923, dataran utama Honsu, Jepang, dilanda gempa yang membuat penduduk kekurangan makanan. Lalu, sekelompok penduduk di Kansai mencoba mencampurkan air dengan tepung dan jadilah takoyaki. Seperti namanya, Naruto Takoyaki hanya menjual takoyaki saja. Namun, mereka menyediakan dua jenis isian yaitu gurita dan mozzarella gurita. Mereka juga menyediakan dua jenis porsi diantaranya medium (6 pcs), dan large (9 pcs). Kalian bisa mendapatkan kudapan ini dengan harga mulai dari Rp30.000 – Rp45.000.

Where to Quest?

Terletak tidak jauh dari Terminal Blok M dan bersebelahan dengan Fave Hotel Blok M, Naruto Takoyaki selalu ramai dikunjungi. Meskipun hanya menempati ruko selebar 2 barstool, letaknya sangat strategis mengingat Blok M merupakan kawasan serba ada. Selain letaknya yang strategis, nama yang dipilih pun cukup menarik. Tidak ada alasan khusus, kedai ini dinamakan Naruto Takoyaki sesederhana top of mind orang Indonesia ketika mendengar kata “Jepang” adalah “Naruto”, kata si pemilik.

Tastebuds

Masakan Jepang sangat mementingkan shokkan/tekstur. Konsistensi adonan yang tepat membuat tekstur takoyaki ini tidak terlalu keras, tetapi juga tidak terlalu lembut sehingga berbentuk bulat sempurna. Penambahan tenkasu/remah tempura di dalamnya menyeimbangkan adonan takoyaki yang dense. Sehingga, isi takoyaki tidak terlalu penuh tetapi juga tidak terlalu kopong. Selain harganya yang terjangkau, Naruto Takoyaki ini tidak pelit. Kalian akan mendapati takoyaki dengan potongan gurita yang besar, isian mozzarella, dan juga topping yang memuaskan. Terlebih, potongan guritanya tidak berbau amis dan teksturnya tidak rubbery.

Makanan Jepang memang sederhana, tetapi disisi lain kesempurnaan adalah koentji. Daisuke Nakazawa, koki sekaligus murid dari Jiro Ono—The Master of Sushi Game—butuh 200 kali percobaan hanya untuk membuat tamagoyaki yang “Sempurna”. Banyak restoran unagi don di Jepang yang tidak pernah mengganti/mencuci kuali saus unaginya selama 100 tahun, demi mengunci cita rasa dari leluhur. Begitu juga Naruto Takoyaki, banyak tawaran agar Naruto Takoyaki membuka cabang atau menjual franchise, ujar Pak Yohan, yang membantu mengelola kedai. Namun, si pemilik yang asli Jepang menolak sampai kapanpun demi menjaga konsistensi adonan dan rasa yang dimiliki.

Jadi, tunggu apa lagi bagi kalian para Shinobi pecinta makanan. Naruto Takoyaki adalah pilihan yang tepat untuk mengisi perut anda. DATTEBAYO!

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *