LOADING

Type to search

Setapak Jejak Organik di tengah Hiruk Pikuk Kota (Perkenalan)

COLUMN FEATURED

Setapak Jejak Organik di tengah Hiruk Pikuk Kota (Perkenalan)

Siti Adela 17/07/2018
Share

Ilustrasi oleh Mutiara Fakhrani

“Going green doesn’t start with doing green acts – it starts with a shift in consciousness.” – Ian Somerhalder

Bagi masyarakat perkotaan, hampir seluruh hidupnya dihabiskan untuk menyatu dengan alur yang tak pernah sunyi. Seluruh rongga kehidupan nampak dipenuhi oleh rutinitas yang begitu menguras pikiran. Untuk memenuhi berbagai macam tuntutan, wajar bila kita menginginkan sesuatu yang serba cepat dan mudah. Tentu dengan berbagai konsekuensi yang mengikuti, you name it. Selanjutnya sudah bisa ditebak, bagai lingkaran setan alur tersebut terus berlanjut, hingga tubuh kita tidak dapat menolerir ketidakseimbangan dan akhirnya jatuh sakit.

Barangkali kebanyakan dari kita lupa, bahwa keseimbangan adalah motor penggerak utama dari segala sistem yang ada. Termasuk sistem yang selalu bekerja beriringan di dalam tubuh kita. Tercipta sepenuhnya atas dasar hukum sebab-akibat yang selalu pasti, tubuh akan mengeluarkan tanda awal bila kesehatan kita sudah “terancam”. Namun sudah kebiasaan manusia, biasanya tanda-tanda tersebut selalu luput dari pandangan, atau memutuskan untuk cuek.

Namun di balik itu semua, kita tak pernah memperkirakan – at least, sekadar menyangka – bahwa masih ada sekumpulan orang yang tetap mengusahakan untuk mensyukuri apa yang alam berikan. Memulai sesuatu yang berlawanan dengan sistem yang biasanya berlaku. Akhirnya berkembang menjadi suatu tren yang diyakini secara bersama-sama sebagai urban organic lifestyle. Memang dalam beberapa tahun terakhir,  gaya hidup organik semakin digandrungi oleh masyarakat perkotaan. Diciptakan sedemikian rupa sehingga bisa menepis anggapan bahwa hidup sehat itu tidak enak, ribet, dan mahal.

Dalam kesempatan kali ini, penulis akan membawa pembaca pada serangkaian artikel yang menggarisbawahi makna hidup seimbang di bawah pangkuan alam. Di antaranya adalah konsep urban farming yang tengah digiatkan di kota-kota besar, tren organic beauty yang mengedepankan hasil alam sebagai bahan baku produk kecantikan, dan organic eating yang mendorong manusia untuk terus sadar akan apa yang dikonsumsi.  Pernah dengar “No Straw Movement”? Atau gerakan-gerakan sadar lingkungan lainnya yang mudah dilakukan tapi nampak bermakna? Semuanya akan dibahas di dalam edisi urban organic living yang khusus ditulis untuk anda pembaca Incotive. Akhir kata, mari bersiap keluar dari zona nyaman. Selamat mengikuti perjalanan kembali ke alam!

Tags:

You Might also Like

1 Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *